Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

taufan pawe
Salah satu rumah di perumahan Savaras yang rusak akibat diterpa banjir. (Foto Beritabaru.co Sulsel)

Taufan Pawe Siapkan Bantuan Ganti Rugi ke Warga Terdampak Banjir



Berita Baru, ParepareWali Kota Parepare, Taufan Pawe memintah jajarannya untuk terus mengevakuasi warga terdampak banjir bandang.

Hingga saat ini, seluruh jajaran Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) hingga tingkat kelurahan bahu-membahu turun membantu warga.

Selain itu, bantuan kebutuhan mendasar diantaranya makanan, dapur umum, air bersih dan obat-obatan telah disiagakan disetiap posko siaga bencana.

Taufan Pawe meminta agar segera menyelesaikan verifikasi data korban dan warga terdampak banjir segera diselesaikan.

“Kami sudah menyiapkan anggaran ganti rugi untuk warga terdampak banjir. Seperti banjir yang terjadi sebelumnya di November 2022 lalu,” jelasnya, Kamis (2/1/2023).

Dirinya menyebut banjir yang mengepung Parepare bukanlah hal yang pernah diharapkan.

“Kami Pemkot Parepare tentu berbela sungkawa atas musibah ini. Mohon doanya agar kita semua dikuatkan dan dibwrikan ketabahan,” ucap Taufan Pawe.

Bantuan ganti rugi, akan disesuaikan dengan hasil validasi akhir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan sesuai klasifimasi kerusakannya.

Hal ini sesuai Peraturan Wali Kota (Perwali) Parepare Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pemberian dan Pertanggungjawaban Belanja Tak Terduga.

Sebelumnya, laporan terbaru BPBD Parepare per 2 Februari 2023 pukul 14.53 Wita, terdapat 5.292 jiwa yang terdampak banjir bandang dan longsor.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Parepare, Erick

mengatakan daerah Tegal 1 sebanyak lima rumah hayut dan enam rumah di Tegal 2, sebanyak 250 KK terdampak banjir bandang.

“Ada 13 rumah hayut, terakhir ada dua hayut di Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki. Tegal 1, ada 2 kandang ayam ikut terbawa arus,” jelasnya.

Selain itu, sebanyak 24 balita dan 24 lansia menjadi korban banjir di Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang,

Kemudian dua sekolah terdampak banjir bandang SMKN 1 dan SDN 93 Parepare.

Selanjutnya ada fasilitas umum, pipa PDAM, jalan ambles, tiga masjid, aspal jalanan terkelupas, jembatan hampir putus, posyandu hingga akses jalan terputus di Kelurahan Galung Maloang.

Saat ini, BPBD Parepare masih melakukan pendataan jumlah kerugian akibat banjir bandang dan longsor.

“Taksiran kerugian masih dalam asesmen. Saat ini tim sudah melakukan evakuasi dan penanganan peristiwa ini,” pungkasnya.