Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

nphd
Wali Kota Parepare Taufan Pawe meneken NPHD untuk keperluan KPU dan Bawaslu Parepare di Pilkada 2024. (Foto: Beritabaru.co Sulsel)

Taufan Pawe Teken NPHD Rp 24 Miliar untuk Keperluan KPU dan Bawaslu Parepare di Pilkada 2024



Berita Baru, PareparePemerintah Kota (Pemkot) Parepare dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyepakati penyerahan dana hibah.

Dana hibah ini untuk mendukung penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Kesepakatan ini, berlangsung di kegiatan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemkot dengan KPU dan Bawaslu Parepare.

Penandanganan kesepakatan ini berlangsung di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare, Kamis (26/10/2023).

KPU dan Bawaslu Parepare mendapat dana hibah dari Pemkot Parepare yang disepakati sebesar Rp24 miliar.

Dana tersebut terbagi, Rp 19 miliar lebih untuk KPU dan Rp 5 miliar diperuntukkan ke Bawaslu.

Wali Kota Parepare Taufan Pawe menekan NPHD bersama dengan Ketua KPU Parepare Mursalim dan Ketua Bawaslu Muhammad Zainal Asnun.

Kepala Badan Kesbangpol Parepare, Rustam Asta mengatakan sebelumnya KPU dan Bawaslu telah mengajukan proposal dana hibah Pilkada 2024 pada Maret 2023 lalu.

Dia menyebut proposal awal yang diajukan KPU sebesar Rp 25 miliar dan sedangkan Bawaslu sRp 8 miliar.

“Setelah TPAD melakukan finalisasi dan rasionalisasi bersama tim TPAD, disepakati hibah Pilkada untuk KPU sebesar Rp 19 miliar dan Rp 5 milair untuk Bawaslu,” paparnya.

Rustan menjelaskan penyaluran dana hibah tersebut akan melalui dua tahap.

Dirinya mengungkapkan dana hibah ini akan disalurkan pertama melalui APBD sebesar 40 persen dari APBD Perubahan 2023 dan 60 persen dari APBD 2024.

“Dari aturan berarti KPU yang dana hibahnya sebesar Rp 19 miliar akan dicairkan Rp7 miliar lebih di APBP perubahan 2023 dan Rp 11 miliar pada APBD tahun 2024,” jelasnya.

“Sedangkan Bawaslu akan diberi Rp 2 miliar di APBD Perubahan 2023 dan 60 persen sisanya sebesar Rp 3 miliar dicarikan tahun 2024,” sambungnya.

Sementara itu, Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengatakan penandatanganan NPHD itu membuktikan gerak cepat pemerintah kota untuk mensukseskan Pilkada 2024 mendatang.

“Inilah kita Parepare bergerak cepat dan tepat demi untuk suksesnya pesta demokrasi,” ujarnya.

“Jangan di lihat dari satu sisi, bukan hanya sisi keterpilihan tetapi juga proses pemilihannya,” katanya.

Taufan Pawe mengatakan dana hibah ini dikucurkan belum sesuai dari harapan para penyelenggara.

Namun, pihaknya menegaskan dana hibah penyelenggara Pilkada ini dikucurkan melihat kondisi keuangan daerah.

“Jumlah itu sudah kita rasionalisasikan. Saya menyadari ini jauh dari yang diharapkan. Namun begitulah kondisi keuangan kita,” ungkapnya.

Wali Kota Parepare dua priode ini berharap pada penggunaan hibah tersebut dilakukan secara transparan.

Dia juga yakin dengan KPU dan Bawaslu akan menggunakan anggaran tersebut dengan transparan sesuai aturan yang berlaku.

“Penggunaan NPHD harus transparan. Penandatanganan NPHD bukan sekadar goresan pena tetapi yang kita butuhkan itu komitmen,” tegas Taufan Pawe.

“Saya yakin KPU dan Bawaslu akan transparan dalam menggunakan anggaran ini,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Beritabaru.co Sulsel. Mari bergabung di Grup Telegram “Berita Baru Sulsel”, caranya klik link t.me/beritabarusuls…, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.