Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

indonesia

7 Hidangan Kuliner Khas Indonesia untuk Meriahkan Natal di Rumah



Jakarta – Seperti halnya semua acara khusus, makanan adalah sesuatu yang mendarah daging dalam suatu perayaan.

Makanan yang disajikan juga harus membawa kegembiraan bagi orang-orang yang merayakan Natal.

Karena itu makanan sangat spesial dan biasa digunakan untuk membuat acara semakin meriah, termasuk untuk Natal di Indonesia. Berikut ini sejumlah hidangan Natal tradisional Indonesia:

Ayam atau ikan rica-rica, Manado

Dalam bahasa Manado Sulawesi Utara, kata pedas memiliki arti yang sama dengan rica-rica.

Hidangan Natal ayam atau ikan rica-rica disajikan dengan cabai atau bumbu pedas.

Orang Manado biasanya menyantap rica-rica dengan nasi, bawang goreng dan acar di atasnya. Tambahkan perasan jeruk nipis untuk menambah rasa segar dan menetralkan rasa pedas.

Nasi Jaha, Manado

Hidangan spesial Natal ini diolah dengan berbagai bumbu. Terbuat dari beras ketan dan santan lalu dipanggang di atas batang bambu yang dilapisi daun pisang.

Kata jaha sendiri berasal dari nasi dan jahe. Nasi Jaha mirip dengan Nasi Lemang dari Jawa.

Ini sering disajikan dengan abon daging rusa, daging sapi atau ikan cakalang dan kari.

Klappertart, Manado

Berasal dari masa penjajahan Belanda, sudah menjadi kebiasaan untuk memakannya saat Natal. Tart ini terbuat dari kelapa, terigu, susu, mentega dan telur.

Selain untuk perayaan Natal, klaapertaart dibuat untuk acara-acara pesta lainnya, seperti pernikahan, ulang tahun, acara dan lainnya.

Rasa kue ini telah berevolusi dari rasa aslinya menjadi rasa keju, coklat, blueberry dan durian.

Ikan kuah kuning kunyit dan jeruk nipis, Ambon

Biasanya acara Natal spesial diiringi dengan papeda, salah satu hidangan utama Indonesia dari daerah timur, termasuk Ambon.

Papeda itu bisa disajikan bersama ikan kuah kuning yang terbuat dari mubara atau tuna dan sausnya dibumbui dengan jeruk nipis dan kunyit.

Kuah kuning merupakan makanan khas Ambon dan dianggap sebagai salah satu hidangan wajib pada perayaan Natal di Ambon.

Kohu-Kohu, Maluku

Kohu-kohu adalah salah satu seafood Maluku favorit keluarga. Hidangan ini cukup mudah dibuat.

Ini terdiri dari abon ikan tongkol yang dicampur dengan kelapa parut halus, toge, terong, kacang panjang mentah, air jeruk nipis, bawang merah, cabai rawit dan kemangi.

Ikan Arsik, Medan

Untuk memasak makanan ini diperlukan bahan utama, yaitu ikan mas. Masakan ini identik dengan Batak Toba dan Minang karena beberapa bahan yang dibutuhkan hanya tumbuh di daerah dataran tinggi Batak tertentu.

Beberapa bahan yang digunakan adalah kecombrang (bunga jahe), buah kecombrang (buah bunga jahe), bawang batak (bawang batak) dan beberapa asam gelugur (buah gelugur yang diawetkan, dipotong dan dijemur) dan lada Sumatera Sichuan.

Sup kacang merah, Manado 

Sup kacang merah juga menjadi menu wajib saat Natal di Indonesia. Hidangan ini dianggap favorit oleh banyak orang karena banyak orang Manado mengklaim bahwa itu adalah makanan Natal favorit mereka.

Menariknya, kuliner ini juga mengandung sentuhan cita rasa Belanda. Namanya bahkan berasal dari kata “bruine” (atau coklat) dan “bonen” (atau kacang).

Ini adalah sup panas yang dibuat dengan kacang merah dan daging, lalu dibumbui dengan lada, cengkeh, dan pala. Sangat cocok untuk musim dingin atau musim hujan yang biasanya terjadi sekitar Natal.