Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Tips Menghubungi Dosen dengan Sopan
10 Tips Menghubungi Dosen dengan Sopan

10 Tips Menghubungi Dosen dengan Sopan



Makassar – Pentingnya komunikasi melalui jejaring internet membuat contoh pesan WhatsApp dosen yang sopan sangat diperlukan untuk menghindari kesalahpahaman.

Seorang mahasiswa harus menyadari jika sedang menghubungi seorang dosen dan bukan teman.

Oleh karena itu, bukan hanya menggunakan bahasa yang sopan namun juga ada beberapa etika yang perlu diperhatikan.

Jika telah mengetahui struktur yang tepat dalam menghubungi dosen, maka sudah tidak perlu lagi khawatir akan mendapatkan respon buruk.

Berikut beberapa etika penting diperhatikan ketika pengampuh maupun pembimbing di kampus.

1. Waktu yang Tepat

Etika pertama adalah dengan memperhatikan waktu sebelum mengirimkan pesan. Sebaiknya mengirim pada jam atau waktu kerja agar tidak mengganggu.

Selain itu, hindari juga mengirim pesan saat malam hari ketika pengampu atau pembimbing sedang beristirahat.

2. Foto Profil Jelas

Sebaiknya gunakan foto sendiri sebagai foto profil agar tidak menimbulkan kebingungan akan siapa yang mengirim WhatsApp.

Sebab tidak sedikit dosen yang memilih untuk mengabaikan pesan dari seseorang dengan foto tidak jelas, seperti foto idola, bunga, kartun, dan lainnya.

3. Salam

Etika selanjutnya jika ingin mengirimkan contoh WhatsApp dosen yang sopan, maka berikan salam di awal pesan.

Salam yang baik dan benar akan menunjukkan kesopanan dan bentuk menghargai terhadap pengampu maupun pembimbing.

4. Perkenalan Diri

Selanjutnya adalah dengan memperkenalkan diri dengan jelas sebelum mengatakan tujuan mengirimkan WhatsApp.

Selain nama lengkap, Anda juga perlu melampirkan jurusan, fakultas, atau organisasi jika keperluan menyangkut dengan acara di dalam organisasi tersebut.

5. Bahasa Baik dan Benar

Etika ini juga sangat penting diperhatikan agar tidak menimbulkan respon buruk, yaitu dengan menggunakan bahasa yang baik.

Usahakan menggunakan bahasa formal dan tidak menyingkat-nyingkat kata, selain itu hindari juga menggunakan emoticon.

6. Maksud Jelas

Contoh WhatsAppdosen yang sopan selanjutnya adalah sampaikan maksud dengan jelas dan tidak bertele-tele.

Tidak perlu menulis pesan panjang lebar sebab dosen bisa jadi tidak punya waktu atau malas membaca penjelasan berbelit-belit.

7. Hindari Pesan Berulang

Tidak perlu mengirimkan pesan secara berulang-ulang jika dosen tidak segera membuka Whatsapp dari Anda. Sebab hal ini bisa menganggu kesibukan dari pengampu atau pembimbing.

Jika dosen hanya membaca pesan Whatsapp Anda, sebaiknya tidak perlu langsung mengirim kembali secara berulang-ulang. Berikan jeda waktu, lalu tanyakan dengan sopan atau ingatkan kembali setelahnya

Itulah beberapa cara menghubungi dosen melalui WhatsApp dengan etika yang baik. Semoga bermanfaat.