Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

puang caco
H Shafwan HR, tokoh KemenPUPR ingin maju jadi Calon Wali Kota Parepare. (Foto: Istimewa)

Sosok Puang Caco, Tokoh KemenPUPR Ingin Maju Calon Wali Kota Parepare



Berita Baru, Parepare – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, sejumlah tokoh telah mulai bergerak untuk menggalang kekuatan.

Mulai dari tokoh politik yang lama hingga tokoh pemuda mengikuti kontestasi politik tahun depan.

Salah satu tokoh yang ingin maju menjadi calon Wali Kota Parepare, yakni Ketua Yayasan KH Harunar Rasyid, H Shafwan HR atau lebih dikenal sapaan Puang Caco.

Dirinya merupakan anak dari kelima dari Puan Harun.

Puan Caco telah membentuk tim pemenangan untuk melakukan sosialisasi untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Parepare.

Lebih jauh, istri dari Shafwan HR, seorang dokter asli orang Parepare yang memiliki nama dr Samirah Akib Siangka.

Istrinya merupakan warga Kelurahan Cappagalung dan merupakan keluarga besar dari Almarhum Puang Degong yang juga politisi dari partai PDIP.

Pendampung Puang Caco itu besar di Kota Parepare, sejak sekolah dasar hingga SMA. Melanjutkan kuliah kedokterannya di Universitas Hasanuddin (Unhas) Kota Makassar.

Sementara Puang Caco sendiri, lahir di Ujung Pandang, 9 Maret 1966 atau telah berusia 57 tahun.

Dia menempuh pendidikan di SD DDI Galesong Beru Makassar, SMP 7 Ujung Pandang, SMAN 85 Ujung Pandang, Kota Makassar.

Setelah itu, melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi ke perguruan tinggi di Unhas dengan mengambil jurusan Fakultas Teknik Sipil dengan melalui jalur undangan bebas saat itu.

Usai menamatkan pendidikannya di Universitas Hasanuddin, Puang Caco melanjutkan S2nya di luar negeri, di Delft, Netherland pada tahuan 1999-2000 beasiswa dari Kementerian Pekerjaan Umum atau KemenPU.

Saat ini, dirinya masih aktif sebagai pegawai di Kementerian PUPR dan dalam masa persiapan pensiun (MPP).

“Insyaallah, tahun depan saya sudah purna bakti karena masih merasa mampu untuk mengembangkan tenaga dan pikiran untuk membantu negara,” katanya, Kamis (23/3/2023).

Setelah pensiun, pihaknya akan kembali ke kampung halamannya untuk mengabdikan diri di Kota Parepare.

“Setelah pensiun nanti, saya ingin kembali ke Parepare untuk membangun kampung halaman saya dan jika Allah SWT menghendaki,” jelasnya.

“Demikian juga masyarakat Parepare, yang menginginkan sosok pemimpin yang memiliki banyak pengalaman di birokrat pusat pada bidang infrastruktur,” sambungnya.

Sebelum menjadi pengawai di Kementerian PUPR, dirinya di Dinas PU Bina Marga Pemerintah Provinsi Sulsel selama 10 tahun.

Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Sulsel saat itu, Ir Osman Mangkasa dan dlanjutkan Ir Bachtiar Rasul.

“Sebenarnya bertemu dengan masyarakat sebagai ajang silaturahmi karena masih banyak yang belum mengenal saya,” ungkapnya.

“Saya asli Parepare, orang tua saya itu Almarhum KH Hanurar Rasyid (Puang Harun) pembina utama DDI di Parepare dan Mangkoso,” tambah Puang Caco.

“Kalau ibu itu, Almarhuma Hj Maemunah yang sering dipanggil Hj Muna, dikenal sebagai pedagang berlian diwilayah Ajatappareng. Jadi dibilang orang baru, bukan juga,” ucapnya.

Lebih jauh, Puang Caco tengah berfokus untuk bertemu dengan masyarakat Parepare karena dia tidak menampik akan pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Parepare 2024 mendatang.

“Saat ini kami tengah fokus melakukan sosialisasi ke warga, apalagi surveinya juga masyarakat sangat terbuka untuk saya. Artinya takdir itu tidak ada yang tahu,” jelasnya.

“Kalau kita diberi amanah, tanggung jawab, kita harus perjuangkan. Semua ini dilakukan untuk kebaikan kita semua. Insyaallah, rejeki dan takdir sudah diatur,” ucapnya.

Tak hanya itu dilakukannya, dirinya tengah membangun masjid dan kompelks olahraga di Parepare berupa mini soccer, futsal dan lapangan badminton.

Pembangunan itu akan dibangun ditanah milik yayasan ditiga daerah yakni, Kota Makassar, Gowa dan Kota Parepare sendiri.

Diketahui pula, Puang Caco tengah dipercaya menjadi Ketua Pembangunan Masjid Al Ilmi Ikatek Unhas dengan sumber dana dari Alumni Teknik Unhas dan Pemprov Sulsel.