Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

parepare
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe. (Foto: Haeril Anwar/Humas Pemkot Parepare)

Kota Parepare Raih Daerah Inovasi se-Sulsel dari Kemendagri



Berita Baru, MakassarKota Parepare berada di posisi pertama daerah yang indeks inovasi tahun 2022, di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hasil tersebut diketahui setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merilis rekapitulasi skor indeks inovasi untuk kabupaten kota di Sulsel pada tahun 2022.

Parepare meraih hasil inovatif tertinggi dengan mengantongi skor 58,89 persen, sedangkan berada di posisi kedua ada Palopo dengan skor 56,51 persen.

Kota Cinta Habibie-Ainun ini mampu mengalahkan 23 kabupaten kota se-Sulsel.

Kepala Puslatbang dan KMP LAN RI, Andi Taufik menyampaikan, selamat untuk Kota Parepare yang meraih penilaian skor indeks inovasi dari Kemendagri.

“Selamat untuk pemerintah kota Parepare yang sudah meraih peringkat pertama sebagai daerah inovarif dari 24 kabupaten mota se-Sulsel berdasar rekapitulasi skor indeks inivasi dari Kemendagri,” ucapnya.

Andi Taufik mengutarakan, inovasi pada pemerintahan daerah sangat ditentukan seorang pemimpinnya.

Pihaknya juga menyebut penelitian inovasi yang lahir dan berkembang pada pemerintah daerah kesadaran dengan peran kepala daerah itu sendiri.

“Inovasi itu harus ditegakkan dari atas bukan dari bawah. Sehingga kami mengapresiasi bapak Taufan Pawe yang telah menjadikan inovasi seperti gaya hidup ASN Pemkot Parepare,” katanya.

Selain itu Kepala Puslatbang dan KMP LAN RI menjelaskan, inovasi Parepaee sangatlah membanggakan. Selain menembus top inovasi nasional namun mampu menjadi perwakilan pada kancah nasional.

Inovasi Srikandi oelh Srikandi Pemkot Parepare yang mewakili Indonesia pada ajang United Nations Public Service Awards (UNSPA) tahun 2021.

UNSPA merupakan penghargaan inovasi pelayanan publik internasional yang digelar Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB.

“Kami tidak heran Kota Parepare mendapat peringkat pertama marena salah satu inovasinya seperti Berdaya Srikandi Oleh Srikandi menjadi perwakilan Indonesia di ajang internasional. Ini luar biasa sekali,” imbuh Andi Taufik.

Sementara Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, inovasi bukan hal baru bagi ASN di jajarannya selama era kepimpinannya.

Tercatat sejak tahun 2016 lalu, Taufan Pawe telah mencanangkan tahun inovasi dan di tahun itu juga, kinerja ASN lingkup Pemkot Parepare melakukan tindak lanjut dengan perubahan yang melahirkan inovasi.

“Alhamdulilah, kita mendapatkan daerah terinovasi se-Sulsel dari Mendagri. Ini capaian luar biasa,” terangnya.

“Ini juga bertanda kita semua telah menjadikan inovasi sebagai kebutuhan. Saya berterimakasih dan mengapresiasi kepada kita semua,” sambungnya.

Dia juga menjelaskan, inovasi pemerintah daerah arahnya untuk mensejahterakan masyarakat dan salah satu contohnya Berdaya Srikandi Oleh Srikandi.

Hal itulah membuat peremouan pada wilayah pesisir memiliki keterampilan dalam pengembangan usaha ekonomi produktif.

“Jadi kita beri pelatihan dari istri-istri para nelayan untuk meningkatkan kesejahteraannya. Dengan mengelola sumber daya perikanan yang menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi,” pungkasnya.

Berikut Rekapitulasi Skor Indeks Inovasi Daerah Provinsi Sulsel dari Kemendagri :

  1. Parepare 58,89
  2. Pangke 56,90
  3. Takalar 56,53
  4. Palopo 56,51
  5. Luwu Timur 54,28
  6. Makassar 53,09
  7. Soppeng 53,02
  8. Bulukumba 52,34
  9. Bone 49,80
  10. Luwu Utara 49,62
  11. Bantaeng 48,31
  12. Tana Toraja 47,10
  13. Pinrang 46,39
  14. Barru 46,13
  15. Sinjai 42,96
  16. Luwu 42,38
  17. Wajo 40,79
  18. Jeneponto 40,46
  19. Toraja Utara 40,10
  20. Sidrap 39,52
  21. Selayar 39,26
  22. Maros 16,00
  23. Enrekang 15,10
  24. Gowa 12,60

Catatan :
Berdasarkan kategori, daerah disebut inovatif jika skornya mencapai 35,00 sampai 60,00.

Sementara Kategori Kurang Inovatif skornya 0,01 sampai 34,99. Untuk Kategori Sangat Inovatif skornya 60,01 sampai 100,00.

Berdasarkan hasil skor, ada tiga daerah yang masuk kurang inovatif. Diantaranya Maros, Enrekang, dan Gowa.