Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

psm makassar
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat memimpin official training. (Foto: PSM Makassar)

Jika VAR Digunakan di Awal Musim, Bernardo Tavares Sebut PSM Sudah Dapat 20 Penalti



Berita Baru, PareparePelatih PSM Makassar Bernardo Tavares, tidak pernah lelah memberikan kritik atas kinerja wasit sepanjang Liga 1 2023-2024.

Kritikan Bernardo Tavares termasuk wasit yang memimpin laga Persis Solo vs PSM Makassar pada pekan ke-27 di Stadion Manahan.

Setelah pertandingan, juru taktik PSM mengeluhkan keputusan wasit yang tidak memberikan timnya penalti pada laga itu.

Pernyataan itu mengacu pada momen pelanggaran yang dialami Adilson Silva di kotak penalti Persis Solo.

Namun, wasit Sance Lawita menganggap bukan sebagai sebuah pelanggaran.

Bernardo Tavares pun menyodorkan bukti setelah pertandingan.

Pelatih berusia 43 tahun itu menanyangkan sebuah potongan video yang menampilkan detik-detik terjatuhnya penyerangnya yang dinilainya sebagai pelanggaran dan semestinya membuahkan penalti untuk PSM.

Pada sesi konferensi pers, Bernardo Tavares mengatakan kalau sejak awal musim Liga 1 menggunakan video assistant referee (VAR), bukan tidak mungkin PSM sudah mendapatkan 20 penalti sampai laga pekan ke-27.

“Sayang sekali, ini tidak hanya berlaku untuk sekarang ini. Saja kami tidak diberikan penalti dengan kejadian-kejadian yang gamblang seperti ini,” katanya, Senin (5/3/2024).

“Jika kalian mengecek dan menganalisis pertandingan kami, dari pekan pertama sampai pekan ke-27, seharusnya sudah ada 20 penalti yang kami dapatkan di musim ini,” sambungnya.

Kekalahan yang dialami PSM Makassar pada pekan ke-27 ini, sekaligus mematahkan rekor positif yang telah diukir anak asuh Bernardo Tavares pada beberapa pertandingan.

Sebab, sebelumnya tim berjuluk Juku Eja telah berhasil melewati delapan pertandingan tanpa tersentuh kekalahan.

Namun, akhirnya periode catatan positif ini harus terhenti di kandang Persis Solo.

Tak hanya itu, catatan merah PSM juga masih berlanjut. Kegagalan mereka mencetak gol pada laga ini turut melanjutkan rekor serupa yang sudah menjangkiti mereka pada dua laga sebelumnya.