Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

anh-tq
Pasangan Andi Nurhaldin-Taqyuddin Djabbar mendapatkan nomor urut 1 di Pilkada Parepare 2024. (Foto: Tim Media ANH-TQ)

Tri Astoto Kodari Menaruh Harapan Besar pada Nurhaldin-Taqyuddin Soal Pendidikan di Parepare



Berita Baru, Parepare – Di pagi yang cerah. Kami menemui sosok pensiunan pendidik yang masih energik di sebuah warung kopi, Senin (14/10/2024).

Pak Tri, begitulah masyarakat Kota Parepare menyapanya. Beliau sudah sangat familiar dimata masyarakat Kota Parepare khususnya dibidang pendidikan.

Tri Astoto Kodarie, seorang toko pendidikan di Kota Parepare dan juga sastrawan nasional.

Beliau telah mengabdi selama 40 tahun dan malang-melintang dengan berbagai prestasi membawa nama Parepare ke tingkat nasional.

Saat ditanya, Bagaimana pendidikan kita saat ini.

Beliau secara spontan menjawab dengan mengatakan “Pendidikan kita sedang tidak baik-baik saja. Itu secara nasional, juga di Parepare,” ujarnya.

“Untuk Parepare kita belum melihat kemajuan pendidikan secara signifikan dalam 10 tahun terakhir,” tambah.

Inovasi memajukan sekolah berbasis kekuatan dan kelemahan sekolah belum banyak dilakukan.

Sama halnya, Rencana Anggaran Belanja Sekolah belum berbasis kebutuhan siswa dan peningkatan kapasitas guru.

“Anggaran dari dana BOS dan APBD harusnya berpihak pada siswa dan guru,” papar Tri.

Menurutnya, kemajuan pendidikan di Kota Parepare tidak nampak itu dikarenakan bayak hal.

“Pola rekrutmen Kepala Sekolah yang tidak berdasar telaah kapasitas calon yang akan diangkat, termasuk tidak sesuai aturan Kemendikbud yang harus menjadi acuan,” katanya.

Masih ada waktu untuk membenahi pendidikan, ungkap mantan Kasek penerima Adiwiyata Mandiri di Istana Bogor pada 2015 lalu.

“Untuk ke depan saya menaruh harapan besar kepada ANH-TQ selaku calon Wali Kota untuk memajukan pendidikan di Kota Parepare yang saya mulai geluti bidang pendidikan sejak tahun 1982,” ujarnya.

Selain memiliki visi misi yang jelas untuk pendidikan, tetapi juga memberi angin segara bagi kemajuan seni dan budaya dengan rencana mendirikan “public space” di tiap Kecamatan.

Ini jelas mengakselerasi tumpuan pendidikan anak-anak dari sisi afektif dan psikomotorik.

“Anak dan remaja bukan hanya sekedar diberi kemampuan kognitif yang selama ini masih dilakukan di sekolah, namun anak dan remaja butuh pembinaan sesuai bakat dan minat yang dimiliki,” terang Tri.

“Pertama Andi Nurhaldin lulusan D3 dan S1 di Australia. Tentu saja pengalaman pendidikan di Australia akan dapat memberikan warna pada sistem pendidikan di Parepare. Pendidikan di Australia merupakan salah satu yang terbaik di dunia, setelah Amerika dan Inggris.Semua tentu mendambakan peningkatan kualitas sumber daya manusia luaran dari Parepare,” katanya.

“Saya yakin ANH dan TQ akan memberikan yang terbaik untuk pendidikan di Parepare, termasuk menyediakan fasilitas sport center, lapangan sepak bola dan sirkuit balap motor.”

“ANH-TQ amat menyadari generasi emas Parepare untuk lebih diberikan ruang dan akses menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas sastrawan nasional ini.