Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

kebakaran
Ibu Hasni harus pasrah barang-barangnya ludes terbakar. (Foto Beritabaru.co Sulsel)

Korban Kebakaran di Watang Soreang Parepare Pasrah Barang-barangnya Ludes



Berita Baru, Parepare – Korban kebakaran di Jalan Sapta Marga, Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, harus pasrah barang-barangnya ludes terbakar.

Kebakaran itu terjadi pada Minggu (31/1/2023) pagi. Diduga akibat terjadi korsleting listrik.

Salah seorang korban, Hasni menceritakan kejadiannya terjadi sekitar 06.30 pagi, dirinya sedang dirumah anaknya dan setelah mendapat kabar rumahnya terbakar. Langsung bergegas ke lokasi kejadian.

“Kejadiannya sekitar setengah enam pagi. Dirumahnya anak ditelpon bilang kebakaran rumah jadi saya turun kesini,” jelasnya.

Dirinya baru saja pulang dari Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) akibat sakit dan tinggal dirumahnya anaknya.

“Jadi saya tinggalkan rumah. Kemarin dulu saya datang kerumah cabut kulkas, satu takut kejadian seperti ini sekarang. Lampu hanya satu saya nyalakan dan di bawah juga yang 10 watt,” ucapnya.

Hasni mengatakan pagi-pagi mendapat telpon bahwa rumahnya terbakar dan langsung habis seketika di lalap api.

“Tadi sementara tidur, saya dapat telpon katanya rumahnya Ibu Nasir terbakar, saya bertanya kenapa bisa, katanya langsung habis seketika. Menyala langsung hanis rata,” ujarnya.

Dia mengatakan rumahnya kosong dan hanya kos-kosan yang terisi.

“Rumah diatas tidak ada, saya mau bilang ada kompor tapi tifak ada tabung. Tidak pernah juga masak orang, tabung gas tidak ada di dalam rumah,” bebernya.

Hasni mengutarakan rumahnya itu sudah ingin dijualnya namun belum ada pembelinya. Setelah menjualnya akan membeli perumahan.

“Sebenarnya, saya mau jual ini (rumah) sekitar Rp200 juta dengan rumah terus belum ada yang mau beli. Karena saya mau beli BTN karena sudah tinggal sendiri dirumah luas begitu,” ucapnya

“Jadi saya bilang ke anakku jual saja Rp200 juta baru dibelikan BTN,” sambung Hasni.

Dirinya juga mengungkapkan tidak ada bisa diselematkan biar berkas berharga ludes terbakar.

“Tidak ada bisa diselamatkan, cuma KTP dan KK kebetulan yang ada dirumahnya anakku. Itu nomor porsi, tabanas semua terbakar, surat-surat lain juga terbakar semua,” pungkasnya.