
Ini Alasan Tasming-Hermanto Pilih Blusukan di Awal Kampanye Pilkada Parepare 2024
Berita Baru, Parepare – Calon wali kota dan wakil wali kota Parepare nomor urut 3, Tasming Hamid-Hermanto membeberkan alasannya memilih blusukan di awal masa kampanye Pilkada Parepare.
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) pasangan calon Tasming Hamid-Hermanto, Fuad Ukkas, pada Kamis (10/10/2024).
“Pasangan TSM-MO gencar melakukan kampanye blusukan untuk memenuhi permintaan masyarakat yang disampaikan melalui tim pemenangan di masing-masing kelurahan,” kata Fuad Ukkas.
Selain itu, Fuad menjelaskan Tasming Hamid dan Hermanto memilih blusukan karena dinilai sangat efektif untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Blusukan kami nilai sebagai salah satu cara yang sangat efektif untuk menyerap aspirasi warga,” ungkap Fuad.
“Dikarenakan bisa mendengar dan melihat langsung berbagai persoalan ada di tengah-tengah masyarakat, baik persoalan infrastruktur, maupun persoalan sosial kemasyarakatan lainnya,” tambahnya.
Fuad mengutarakan masyarakat juga berkeinginan untuk berkunjung langsung ke wilayahnya untuk bersilaturahmi langsung dengan pasangan berakronim TSM-MO.
“Selain bersilaturahmi, TSM-MO ingin mendengar langsung keluh kesah dan harapan masyarakat untuk diperjuangkan bila kelak ditakdirkan memimpin Parepare lima tahun ke depan,” ungkapnya.
Kata Fuad, animo masyarakat juga tinggi menyambut kedatangan Tasming-Hermanto melakukan blusukan di wilayahnya.
Pihaknya juga mengungkapkan pasangan calon nomor urut 3 itu juga tidak pernah merasakan lelah saat bertemu langsung dengan masyarakat.
Bahkan menjadi semangat untuk Tasming dan Hermanto untuk terus menyerap aspirasi masyarakat di masa kampanye Pilkada.
“Animo masyarakat sangat tinggi menyambut pasangan TSM-MO saat blusukan. Ini menjadi penyemangat bagi Tasming dan Hermanto dan tim,” paparnya.
“Sehingga tidak pernah merasa lelah meski setiap hari harus menyusuri perkampungan hingga keluar masuk lorong dengan berjalan kaki,” tambah Fuad.
Tak hanya itu, Fuad juga mengatakan kampanye dengan metode blusukan tersebut masyarakat lebih leluasa untuk berkeluh kesah.
“Masyarakat yang dikunjungi kelihatannya lebih leluasa dalam mencurahkan keluh kesahnya, dikarenakan suasananya lebih santai dan tidak formil,” pungkasnya.