
Bawaslu Parepare Perkuat Pemahaman Kepemiluan ke Komunitas Disabilitas
Berita Baru, Parepare – Bawaslu Kota Parepare menggelar penguatan dan pemahaman tentang kepemiluan ke komunitas disabilitas.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Hotel Bukit Kenari, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.
Bawaslu Parepare mengundang tiga komunitas disabilitas, diantaranya HARI, NPC dan Gerkatin.
Selain itu, Bawaslu mengundang sejumlah narasumber di antaranya Ketua Network for Indonesia Democratic Society (Netfid) Sukrianto Kianto dan akademisi hukum, Dirga Achmad.
Ketua Bawaslu Parepare, Muh Zainal Asnun menyampailan sejumlah informasi mengenai pemilu, apalagi sosialisasi ke teman-teman disabilitas masih kurang.
“Sosialisasi mengenai pemilu ke teman-teman disabilitas masih kurang, ini akan menjadi pintu awal kami di Bawaslu untuk mendekatkan diri ke pemilih disabilitas,” jelasnya.
Zainal Asnun mengajak komunitas disabilitas untuk responsif melaporkan atau menghindari bentuk pelanggaran dan politik uang yang dilakukan oknum yang tak bertanggung jawab.
Dia pun berharap disabilitas di Parepare dapat bergabung dalam proses pengawasan partisipatif dan dapat memberikan pendidikan politik khususnya isu disabilitas.
“Jika diantara kita ada yang mengenal calon legislatif yang masih aktif kepala desa, ASN, TNI, Polri, atau pejabat lainnya segera laporkan ke Bawaslu,” katanya.
“Kita semua ini menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam posisi pengawasan partisipatif,” tambah Ketua Bawaslu Parepare.
Sementara Ketua Netfid, Sukrianto Kianto mengatakan warga disabilitas memiliki hak dan kedudukan yang sama untuk mendapatkan kesempatan mencapai persamaan dan keadilan.
“Warga disabilitas ini harus diakomodir untuk mendapatkan perlakukan khusus untuk memperoleh kesempatan,” tutupnya.
Sekedar informasi, ketiga komunitas disabilitas ini telah melakukan MoU dengan Bawaslu Parepare.