
Denda Komdis PSSI di Liga 1 Telah Capai Rp1,4 Miliar, Persib dan PSM Terbanyak
Berita Baru, Makassar – Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah memberikan sanksi bagi peserta Liga 1 2023-2024.
Hingga pekan kedelapan, Persib Bandung paling banyak membayar denda.
Komdis PSSI memberi sankai karena dinilai melakukan kesalahan dan melanggae aturan-aturan yang telah ditetapkan sebelum kompetisi bergulir.
Sanksi paling banyak di keluarkan Komdis PSSI, akibat ulah suporter yang melanggar untuk datang di laga tandang klubnya.
Pelanggaran inilah yang menjadi terbesar bagi klub Liga 1 musim ini. Setelah PSSI secara tegas menerapkan aturan suporter tamu tidak boleh hadir.
Kemudian, sanksi ke pemain yang dianggap tidak disiplin saat bertanding atau klub yang melanggar aturan tertulis.
Melihat banyaknya denda yang dijatuhkan Komdis PSSI, menarik untuk disimpulkan klub mana yang paling banyak membayar denda dari sanksi yang di dapatkan.
Persib Bandung menjadi klub yang paling sering membayar denda atas sanksi yang di dapatkan dari Komdis PSSI. Hingga pekan kedelapan mereka merogoh kocek sebanyak Rp250 juta.
Denda yang terbesar di dapatkan Maung Bandung akibat ulah suporter yang datang saat laga away dan adanya tindakan tidak pantas dari pemainnya.
Mereka adalah, Putu Gede dan Ciro Alves saat menghadapi Persis Solo.
Kemudian, urutan kedua ada PSM Makassar sebagai klub berstatus juara bertahan.
PSM Makassar mendapatkan denda kebanyakan dari pelanggaran pemainnya yang mendapat kartu merah.
Tercatat sudah ada 5 kartu merah yang di raih PSM hingga pekan kedelepan Liga 1.
Selanjutnya, ada Arema FC, Dewa United, PSIS Semarang, dan Borneo FC.
Rata-rata sanksi yang diberikan akibat ulah oknum suporter, pemainnya melanggar aturan, hingga panpel pertandingan, yang membuat klub-klub harus merogoh kocek hingga ratusan juta.
Sedangkan dua klub dengan basis suporter besar seperti Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta justru sama-sama baru merugi Rp60 juta, utamanya karena oknum suporter yang bertandang ke markas lawan.
Berikut klasemen denda klub-klub Liga 1 hingga pekan ke-8, dengan total denda mencapai Rp1,405 miliar.
- Persib Bandung: Rp250 juta
- PSM Makassar: Rp155 juta
- Arema FC: Rp125 juta
- Dewa United: Rp120 juta
- PSIS Semarang: Rp120 juta
- PSS Sleman: Rp100 juta
- Borneo FC: Rp80 juta
- RANS Nusantara: Rp70 juta
- Persebaya Surabaya: Rp60 juta
- Barito Putera: Rp60 juta
- Persija Jakarta: Rp60 juta
- Bali United: Rp50 juta
- Persik Kediri: Rp50 juta
- Persis Solo: Rp50 juta
- Persita Tangerang: Rp45 juta
- Madura United: Rp10 juta
- Bhayangkara Presisi: Rp0
- Persikabo 1973: Rp0